Mulai sejak tampil iklan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) di media tv menjelang hari Sumpah Pemuda jadi hangat aja dibicarakan partai yang satu ini, emang kenapa sich partai ini??? Malah ada juga partai politik lain yang sering tampil iklan di tv dan memhabiskan dana milyaran rupiah koq di cuekin gitu aja oleh publik, sayang kan dah bayar mahal.

Katanya sich iklan PKS bikin kontroversi oleh sebahagian lawan politiknya yang khawatir terjadi beralihnya masa pendukung tokoh-tokoh yang tampil dalam iklan PKS. Trus ada juga iklan PKS yang tampilkan Presiden Soeharto koq juga para tokoh partai juga ribut, emang masih ada pendukung Soeharto di jaman sekarang. Bila PKS dianggap salah dalam memberi gelar pahlawan itu saya kira PKS bukan lembaga resmi kepahlawanan. Jadi klem pahlawan hanya sebuah bumbu iklan semata, namun yang kita khawatirkan ada yang mengkambing hitamkan arti kepahlawanan untuk mengantisipasi peralihan suara para pendukung Soeharto. Kalau bahasa kerennya pura-pura gak suka tapi takut diambil orang atau kalau bahasa ABG benci (bener cinta) capee deeechh

Itulah politik di negeri kita sibuk mengurus urusan pribadi partai sementara rakyat kelaparan trus bencana dimana-mana, layakkah mereka menjadi pemimpin bangsa ini? Setiap partai politik peserta PEMILU 2009 dituntut untuk betanding (kampanye) dengan cara-cara sehat tidak saling menjatuhkan. Kalau ada salah satu partai yang bikin isu kontrovesi biarin aja, malah secara tidak langsung dia malah jadi popular. Soal mencuci diri itu jaman sekarang gampang aja, pabrik sabun sekarang ribuan dan berbagai macam merek. Apalagi iklan PKS tidak terlalu jelek dibandingkan dengan kinerja partai politik yang komplen dengan iklan tersebut. Dilapangan PKS masih tetap Partai yang bersih dan peduli, soal iklan hanya bagian terkecil dari kinerja partai. Rakyat butuh makan, bukan butuh iklan yang menghabiskan dana milyaran rupiah.